Pengertian:Hosting ,Jenis,fungsi dan,istilah hosting
PENGERTIAN HOSTING
Hosting adalah sebuah layanan yang dipakai perorangan, perusahaan atau organisasi yang berfungsi untuk menyimpan segala data sebuah website sehingga nantinya website tersebut bisa diakses menggunakan internet.
Hosting sendiri bisa diartikan seperti sebuah bangunan yang disewakan dengan ukuran tertentu dan setiap bangunan tersebut tentu mempunyai ukuran yang berbeda beda antara satu bangunan dengan bangunan yang lain.
Hal ini serupa dengan hosting dimana setiap layanan juga akan menyediakan space atau tempat penyimpanan yang juga berbeda-beda.
Fungsi Hosting
Sesudah membaca pengertian hosting secara singkat yang kami berikan diatas, mungkin masih ada beberapa orang yang belum mengerti tentang fungsi hosting paling utama. Berikut ini, akan kami berikan beberapa fungsi dari hosting yang tidak kalah penting untuk anda ketahui.
Tempat Menyimpan Data
Hosting bisa diibaratkan sebagai sebuah tanah jika semakin besar luar tanah yang dimiliki, maka semakin besar juga luas rumah yang bisa dibangin, semakin banyak barang yang disimpan atau diisi dalam tanah tersebut. Untuk itulah, hosting berbayar juga memiliki harga yang bervariasi seperti 30 MB, 50 MB, 300 MB sampai ratusan GB yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin banyak kebutuhan untuk menyimpan data, maka harga sebuah hosting juga bisa semakin tinggi.
Hal ini berbeda jika anda menggunakan hosting gratis yang biasanya tempat penyimpanan data yang disediakan sangat terbatas untuk menyimpan segala data yang dibutuhkan website tersebut.
Menjaga Supaya Situs Bisa Diakses 24 Jam
Dengan memilih hosting yang tepat, maka nantinya server juga tidak mudah down dan pengunjung bisa mengakses website anda dengan lancar. Beberapa hosting terkadang juga memiliki kekurangan seperti sering down sehingga website anda tidak bisa diakses khususnya jika sedang banyak pengunjung yang mengakses website milik anda. Bagi anda pebisnis online, maka sebaiknya hindari jenis hosting yang seperti ini sebab situs harus bisa diakses 24 jam agar calon pembeli atau produk yang anda tawarkan bisa selalu mengakses web tersebut.
Alamat Akses Data Situs
Hosting juga berfungsi sebagai redireksi akses situs dari DNS tertentu. Sebagai contoh, jika situs anda mempunyai alamat 123.com, maka situs 123 tersebut memiliki alamat domain yang teregister dalam DNS tertentu. Ketika anda ingin mengakses situs tersebut, maka server atau penyedia domain dari situs anda akan mengakses alamat hosting yang anda gunakan agar bisa menjalankan situs. Jika tidak ada hosting, meski alamat situs terdaftar dalam list DNS yang anda pakai, akan tetapi web atau situs anda tidak akan bisa diakses dan bahkan akan muncul error tidak ada alamat terhubung atau sejenisnya ketika anda berusaha mengakses web tersebut.
Mempermudah Kostumisasi
Layanan hosting juga bisa memberikan kenyamanan untuk setiap pengguna yang mempunyai kostumisasi semakin mudah dikelola lewat control panel yang bisa disesuaikan menurut website penggunanya. Control panel ini bisa anda pakai untuk mengatur dan menambah sejumlah fitur seperti upload file dan gambar, membuat akun email sesuai nama domain dan juga memeriksa statistik pengunjung.
Jenis Layanan Hosting
Ada banyak jenis layanan hosting yang disediakan untuk para pengguna sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan file website yang anda miliki. Beberapa jenis hosting tersebut adalah:
Shared Hosting
Shared hosting merupakan layanan hosting dari server yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna. Para pengguna shared hosting ini nantinya akan berbagi resource dan juga kapasitas server secara bersama sama. User nantinya juga memiliki hak akses ke server yang terbatas dan setting server juga sudah ditentukan pengelola server.
Bisa dikatakan, shared hosting seperti menyewa sebuah rumah secara bersama sama yang memiliki banyak kamar. Masing masing penghuni nantinya memiliki kamar sendiri namun dapur, kamar mandi dan ruang lain akan digunakan secara bersama sama. Untuk itu, jika seorang penghuni menggunakan dapur atau kamar mandi terlalu lama, maka bisa mengganggu aktivitas penghuni lainnya yang juga terjadi pada shared hosting.
Kelebihan Shared Hosting
- Menyewa shared hosting bisa dikatakan lebih hemat jika dibandingkan dengan menyewa VPS atau Dedicated Server.
- Untuk anda yang masih pemula, memakai shared hosting akan lebih mudah sebab anda tidak harus melakukan setting server sendiri.
- Umumnya, layanan hosting akan menyediakan support untuk membantu anda selama 24 jam.
- Apabila ada masalah pada server, maka penyedia server yang akan mengatasi masalah tersebut.
Kekurangan Shared Hosting
- Apabila salah satu pengguna menimbulkan gangguan atau overloaded pada server, maka pengguna lain juga bisa terkena imbasnya.
- Pemakai shared hosting memiliki akses terbatas pada server dan hanya bisa mengakses dan mengelola file-nya sendiri.
- Semua setting limit sudah ditentukan pengelola dan jika terjadi pelanggaran pada ketentuan pengelola server, maka bisa menyebabkan penahanan sampai akun hosting yang dihapus.
VPS Hosting / VPS Server
VPS hosting atau VPS server adalah server hosting fisik yang terbagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting sendiri. Pengguna jenis hosting ini nantinya akan memiliki root akses VPS server dan punya hal penuh melakukan pengaturan server VPS yang dimiliki. Untuk mengelola server VPS tersebut, maka anda juga harus memiliki pengetahuan dasar tentang server.
VPS hosting ini bisa diibaratkan seperti sebuah gedung apartemen. Setiap kamar akan mendapat fasilitas seperti kamar mandi, dapur dan sebagainya sehingga penghuni bebas mengatur dan memakai isi apartemen tersebut. Akan tetapi, listrik dan sumber air masih berbagi karena masih berada di gedung yang sama.
Kelebihan VPS Hosting
- Harga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan dedicated server.
- Anda bisa dengan bebas melakukan kustomisasi server VPS yang anda punya.
- Memiliki tim support yang akan membantu anda selama 24 jam.
- Memiliki akses root server VPS.
Anda bisa menurunkan atau meningkatkan resource tanpa harus mengalami downtime.
Kekurangan VPS Hosting
- Anda harus memiliki pengetahuan dasar mengenai server dan sistem operasi.
- Biaya yang harus dikeluarkan lebih banyak dibandingkan shared hosting.
- Anda harus menginstall control panel sendiri.
Dedicated Sever dan Colocation Server
Dedicated server dan coloration server sebetulnya merupakan server sama dan perbedaannya terletak pada komponen hardware dedicated server yang menyewa data center. Sedangkan untuk colocation server adalah server fisik dan semua komponen dibeli sendiri dari mulai hardware, software, firewall hingga komponen lain yang diletakkan pada data center untuk dirawat dan dikelola. Pengguna jenis hosting ini mendapat root access server dan punya hal penuh manajemen server yang dimiliki. Untuk mengelola dedicated dan colocation server, maka anda juga harus memiliki pengetahuan tentang server.
Kelebihan Dedicated atau Colocation Server
- Satu server fisik hanya digunakan oleh anda sendiri.
- Anda memiliki akses root server.
- Anda bisa menerapkan aturan sendiri.
- Anda memiliki kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi server.
- Resource besar dan hanya untuk anda sendiri.
Kekurangan Dedicated atau Colocation Server
- Anda harus memiliki pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
- Biaya yang harus dikeluarkan lebih tinggi dibandingkan shared hosting.
- Anda harus install control panel sendiri.
- Jika ingin upgrade atau downgrade, maka akan mengalami downtime sebab server harus dimatikan lebih dulu.
Hosting Gratis
Hosting Gratis merupakan layanan hosting yang disediakan penyedia layanan hosting secara gratis. Hosting ini disediakan bagi anda yang ingin membuat dan mengelola website atau blog. Namun, free hosting atau hosting gratis ini juga punya keterbatasan dalam segi fitus dan biasanya berbentuk disk space yang terbatas.
Jika anda ingin membuat blog memakai layanan hosting gratis, maka domain yang anda miliki akan seperti namadomainanda.wordpress.com atau namadomainanda.blogspot.com.
Cloud Based Web Hosting
Hosting ini memakai teknologi “awan” untuk bekerja. Cloud based web hosting bekerja memakai ratusan dan bahkan ribuan server yang bekerja sama untuk mengelola data website termasuk milik anda. Prinsip kerja hosting ini terbentuk dari awan awan kecil yang terkumpul menjadi satu kesatuan kuat dan awan awan kecil tersebut merupakan server individu. Jika sudah terkumpul, maka akan menjadi awan yang besar dan dinamakan dengan cloud based web hosting.
Hosting ini memiliki keuntungan yakni jika web atau blog anda kebanjiran traffic atau pengunjung, maka hosting cloud bisa mengakomodasi traffic tersebut sehingga tidak akan down dan tetap bisa diakses oleh pengunjung. Contoh Cloud Storage Hosting diantaranya adalah Google Drive, Dream Host, Drop Box, rackspace dan masih banyak lagi yang lainnya.
CDN Hosting
CDN [Content Delivery Network] Hosting menyediakan tool atau layanan untuk mengoptimasi website yang anda kelola dengan mengintegrasikan website anda ke jaringan reserve proxy yang sudah disediakan CDN provider. Selain untuk mengoptimalkan kecepatan loading website, CDN juga memberikan proteksi pada para pengguna layanan dengan menyembunyikan Source asli website pengguna CDN.
Beberapa contoh CDN hosting yang terkenal diantaranya adalah Amazon Cloud Front, Cloudflare, MaxDCN, Rackspace Cloud Files dan masih banyak lagi.
Image Hosting
Image hosting spesifik didesain untuk menampung file jenis image atau gambar. Dengan memakai image hosting ini, anda bisa mengontrol content image yang anda pakai dalam sebuah blog atau website. Contoh image hosting diantaranya adalah imageshack, imgBB, tinypic, imgup, ctrlq, imgur, flickr dan sebagainya.
Istilah Hosting
Beberapa istilah hosting sangat penting untuk dipahami sebelum anda membeli sebuah hosting. Dari pihak penyedia layanan nantinya akan memberikan daftar spesifikasi fasilitas atau fitur yang ditawarkan. Agar bisa lebih paham, berikut kami berikan beberapa istilah yang sering digunakan dalam hosting agar bisa memahami fitur apa saja yang disediakan penyedia sebelum anda menentukan pilihan hosting yang akan digunakan.
Web Hosting
Web hosting merupakan jasa pelayanan tempat untuk meletakkan data text, audio, gambar dan video yang nantinya beberapa file tersebut bisa diakses dari mana saja. Hosting yang dilengkapi dengan sarana protokol seperti FTP dan HTTP nantinya akan memudahkan hubungan data dan bisa digunakan untuk mengelola email.
Bandwidth
Bandwidth merupakan nilai hitung atau rumus mengkonsumsi transfer data telekomunikasi yang dihitung dalam unit bit per detik atau yang biasa disebut dengan badan pusat statistik yang berlangsung antara PC server dan computer client dalam kurun waktu tertentu di 1 jaringan PC. Bandwidth akan dialokasikan ke PC dalam jaringan dan bisa mempengaruhi kecepatan transfer data pada jaringan PC tersebut. Semakin besar bandwidth pada jaringan komputer, maka transfer data juga akan semakin cepat baik oleh client atau server.
Shared Server
Shared server merupakan salah satu jenis hosting bersama untuk membagi lokasi daya simpan dalam sebuah server dan disewakan untuk banyak pembeli. Kelebihan dari menyewa hosting tipe shared ini adalah harga sewa yang lebih murah dibandingkan dengan tipe hosting lain. Untuk anda yang tidak memiliki budget cukup. Namun kekurangannya adalah ada batas quota untuk setiap customer karena ada banyak customer dalam sebuah serve. Jika melebihi quota, tentunya bisa terjadi pencurian space milik pembeli yang lain.
Virtual Private Server (VPS)
VPS merupakan jenis hosting dengan metode membagi sebuah server menjadi beberapa server virtual. Server virtual tersebut berguna sama seperti server nyata dan disewakan untuk banyak customer.
Kelebihan dari hosting ini adalah pengguna tidak memiliki batasan quota seperti shared server sebab yang disewa adalah server virtual. Sementara kekurangannya adalah harga awal yang mahal dan karena sharing resource dengan konsumen lain, maka performa VPS tidak maksimal.
Hyper Text Transfer Protocol
Ini merupakan protokol yang mendasar dan difungsikan oleh world wide website. HTTP akan mendefinisikan dengan cara pesan diformat dan ditransmisikan, situs server dan browser yang bertindak untuk membawa perintah HTTP dan mengarahkannya ke server situs untuk membawa dan mengirimkan halaman website yang diminta.
Sub Domain
Sub domain merupakan sektor domain mutlak dan bisa dipakai dengan bebas tanpa harus membeli domain lagi. Sub domain sering digunakan untuk membedakan fungsi atau sektor dari situs yang merupakan sample domain mutlak anda.
Client Server
Client server merupakan konsep dimana client merupakan perangkat yang menerima dan server perangkat yang menyediakan. Client menampilkan antarmuka pemakai dan menjalankan aplikasi, sedangkan server bertindak sebagai pengelola aplikasi data dan keamanannya.
Second Level Domain [SLD]
SLD adalah urutan kedua dari sebuah nama domain. Umumnya, nama domain negara yang memiliki second level. Contohnya adalah di Indonesia, domain .id dibagi lagi menjadi SLD seperti ac.id untuk lembaga universitas, co.id untuk perusahaan atau or.id untuk organisasi, sch.id untuk sekolah dan sebagainya.
Internet Service Provider (ISP)
ISP merupakan penyedia jasa layanan koneksi internet. Apabila komputer ingin terhubung ke internet, maka anda harus menghubungkan komputer dengan ISP.
Parked Domain
Parked domain yang juga sering disebut dengan domain merupakan domain yang diparkir di atas domain penting sehingga domain yang diparkir tersebut bisa diakses dan browser akan menampilkan halaman situs yang sama dengan web domain penting.
Addon Domain
Addon domain atau domain penambahan merupakan domain yang ditambahkan ke hosting domain penting dan diarahkan ke sub direktori tersebut. Addon domain dibutuhkan jika anda ingin menampilkan banyak website dalam satu hosting. Anda hanya harus membeli nama domain lagi dan ditambahkan ke hosting anda sehingga anda bisa memiliki dua web yang aktif namun dengan isi yang tidak sama.
Fungsi addon domain tidak sama dengan parked domain. Domain penambahan yang anda masukkan bisa berfungsi sama dengan situs baru dan tidak sama dari web mutlak yang ada di account hosting anda. Addon domain ini sangat berguna jika anda ingin mengaktifkan beberapa website dalam satu accounting hosting.
IP Address
IP Address atau Internet Protocol Address merupakan nomor yang berfungsi untuk mengidentifikasi PC, server atau media lain dalam jaringan internal atau internet. Format penulisan IP Address ini tersusun dalam rangkaian sekian banyak karakter numerik yang dipisahkan bersama tanda titik seperti contohnya 123.123.123.1 dan sebagainya.
MySQL
MySQL merupakan sistem manajemen database yang menjadi bahasa umum difungsikan untuk menambah, membuka dan juga memproses data dalam sebuah database. MySQL ini berfungsi untuk menciptakan database yang akan difungsikan situs. Sedangkan jumlah database yang bisa dibuat sesuai dengan jumlah maksimal yang diperbolehkan oleh situs hosting.
Central Processing Unit (CPU)
CPU merupakan perangkat komputer yang bertugas untuk melakukan isnstruksi dari perangkat lunak di komputer atau bisa dikatakan otak dari computer. Dalam CPU tersebut terdapat processor [core] yang bertugas untuk mengatur segala aktivitas yang ada dalam komputer. CPU akan melakukan apa yang diinstruksikan perangkat lunak dan perangkat lunak yang dimaksud adalah website.
Ketika anda meng-klik tombol yang ada pada website, maka CPU akan melaksanakan instruksi tersebut. Untuk itulah, pemilihan Core pada CPU menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Umumnya, hosting dengan Core 0.5 GHz hingga 1 GHz sudah cukup untuk menampung website biasa. Akan tetapi untuk kebutuhan bisnis, maka disarankan untuk memakai hosting dengan Core CPU standar 2 GHz untuk memaksimalkan performa.
Inodes
inodes merupakan jumlah file yang ditampung dalam satu akun hosting. Apabila inodes penuh, maka bisa berpengaruh pada performa hosting.
VMEM dan PMEM
VMEM adalah Virtual Memory, sedangkan PMEM adalah physical Memory. VMEM merupakan memori virtual yang diambil dari SSD, sementara PMEM adalah memori fisik yang ada dalam RAM. Umumnya, ukuran RAM akan sama dengan PMEM. PMEM yang semakin besar pada sebuah hosting, maka proses website juga akan semakin cepat.
EP dan ENPROC
EP merupakan singkatan dari Entry Processes yang akan mengatur banyak script web berjalan di sepanjang waktu. Sebagai contoh, hosting yang anda miliki 15 EP, ini mengartikan jika dalam satu waktu atau millisecond, maka akan ada 15 pemrosesan script website. Untuk kebutuhan bisnis, sangat disarankan untuk memiliki hosting dengan EP antara 25 hingga 40.
Sementara ENPROC adalah Entry Number of Processes yang sebenarnya sama dengan EP. Akan tetapi ENPROC juga bertugas untuk mengatur banyaknya script, aplikasi web server dan database yang berjalan di setiap waktu dan biasanya hosting memiliki 100 ENPROC.
IO dan IOPS
IO merupakan singkatan dari Input Output, sedangkan IOPS merupakan Input Output Per Second. IO dan IOPS ini akan berpengaruh pada kecepatan hosting. IOPS akan mengatur jumlah proses upload dan juga download per 1 detik.
Cached
Cached atau sering disebut dengan mencached adalah salah satu fitur yang bisa mempercepat aplikasi web dinamis. Dengan menggunakan fitur ini, maka pekerjaan hosting akan menjadi lebih ringan. Untuk anda yang memiliki website dengan tampilan cukup dinamis dan terdapat banyak fitur, maka sangat disarankan untuk memilih hosting yang memiliki fitur tersebut.
SSH
SSH merupakan Secure Shell yang memperbolehkan anda untuk melihat aktivitas server, memonitor server, melihat direktori server, merestart server dan juga melihat ke job server. Jika hosting yang anda pakai memiliki fitur tersebut, maka anda bisa mengakses server anda sendiri via konsol atau terminal.


Good job.. judul dibuat huruf kapital. Supaya lebih jelas dan menarik..👍👍
BalasHapus